WELL.... hari ini rasanya enak sekali menghirup udara pagi, siang, sore, apalagi malam. Medan selalu diguyur hujan hampir sepanjang minggu. Karna perasaan hati lagi sumringah, rasanya kok jadi cerah sekali ya. Mau duit kurang, kesehatan lagi tidak fit, tapi rasanya badan ringan dan bergairah terus. Unit saya lagi sedang happy. Apa yang kami rencanakan semuanya, eh tidak semuanya lah, sebagian besar tercapai. Walaupun tidak semuanya, pencapaian sekarang ini kami nilai sangat luar biasa. Bayangkan, sudah pakai istilah sangat, ditambah luar biasa lagi. Parabolist ya. Eh hiperbolist. Luar biasa, karna secara keseluruhan item yang kami rencanakan hanya berada pada 'second line' champion, ternyata semuanya berada pada podium utama.Anda tau tidak ya. Atau pernah tidak merasakan perasaan berdebar sepanjang minggu menantikan tercapai atau tidak apa yang sudah anda rancang ? Saya sudah merasakan ini selama tiga bulan penuh ! Bayangkan, tiga bulan. Dan selama itu seluruh energy habis terkuras. Dan puncaknya ya hari ini. Semudah membalikkan telapak tangan !
SEMUDAH MEMBALIKKAN TELAPAK TANGAN....
Biasanya kan, orang selalu bilang gini :'mencapai itu tidak semudah membalikkan telapak tangan'. Kalimat ini adalah kalimat wajar. Membalikkan telapak tangan itu mudah sekali, tapi bila dijadikan illustrasi untuk usaha tertentu, maka pencapaian itu tidak semudah apa yang kita bayangkan. Tidak semudah seperti yang kita pikirkan.
Tapi, saya mau bilang disini. Apa yang akan anda capai. Segala sesuatu yang ingin anda raih. Upaya yang akan anda lakukan adalah 'semuda membalikkan telapak tangan'. Ya. segampang anda membalikkan telapak tangan sendiri. Semuanya terpusat di Otak dan bercabang di hati. Anda mau beli sepatu baru pada kondisi keuangan yang sangat prihatin ? yang perlu anda lakukan adalah rencanakan pembelian sepatu baru. Lakukan sesuatu. Dan, anda akan merasakan beli sepatu pada kondisi uang morat marit adalah 'semudah membalikkan telapak tangan'. Anda mau tau rahasianya ?
Buat Fokus Utama........
Let say. Anda murni bekerja pada satu perusahaan, sebut saja perusahaan publik. Berarti anda seorang pegawai negeri sipil. Tapi ingin mengembangkan atau, mencoba mewujudkan apa yang anda angan angankan selama ini. Oke. Kita coba dengan usaha warung bakso. Kemudian kita upgrade lagi rencana anda menjadi pengusaha warung bakso modern, semodern es teler 77. Banyak kan sekarang ini orang pengen jadi pengusaha tapi tidak bikin gengsi jatuh. Padahal kita engga pernah tau berapa penghasilan seorang penjual bakso yang nongkrong secara permanen di sudut jalan.
Kembali ke rencana tadi. Pertanyaan sederhana. Anda mau langsung buka usaha warung bakso selevel dengan es teler 77 ? Pengalamannya ada ? Dananya punya ? Kalau jawabannya adalah ya. Ya udah, langsung aja buka warung di mall. Lantas kalau jawabannya tidak atau belum ? lakukan hal sederhana. Buat lah fokus utama anda. Warung bakso yang paling sederhana pun, menuntut modal yang anda harus miliki. Uang. kemampuan, pengalaman, keinginan, dan ambisi. Dari ke-lima point ini. Kita sepakati saja, pengalaman itu kita coret dari daftar anda. Pengalaman itu tidak penting. Kalau semua menuntut pengalaman, maka sarjana dan pasca sarjana fresh graduate akan semakin banyak jumlahnya pada kelompok pengangguran. Atau under pay.
Berarti tinggal empat prasyarat. Dan semuanya mungkin belum anda miliki. Bagaimana memulainya wong duitnya saja tidak ada ? Gampang. Pinjem. Malu minjem ? Ya cari ! Sama kaya di rumah. Beras habis ya beli. Minyak habis ya beli. Berarti uang habis ? ............ ya beli.
Sebelum kita bicara uang. Kita harus bicara ambisi. Seberapa besar ambisi anda untuk mendukung angan angan ini tidak berhenti menjadi angan angan belaka. Setelah anda yakin ambisi ini memercik, anda harus tanya lagi. Anda ingin atau tidak mewujudkan mimpi ini ? well, banyak sekali quote tanda tanya ya. Ya memang, kita memang sedang mencari jawaban dari banyak tanda tanya. Okelah kita sudah yakin bahwa kita ingin sekali mewujudkan angan angan ini. Pertanyaan berikutnya adalah kemampuan. Anda mampu menjadi penjual bakso ? Tentu tidak. wong belum pernah jualan. Bagaimana kita bisa berubah menjadi mampu ? tentunya dari berlatih. Berarti sebelum mencoba memulai usaha yang masih gelap dari bayangan kita, anda harus berusaha mencoba berlatih. Kalau tidak mampu bikin meat ball atau baksonya, anda harus berlatih meracik bumbu. Kalau tidak mampu meracik bumbu, anda harus berlatih merebus tulang sapi atau ayam untuk dijadikan kaldu yang menjadi bahan kuah sop nya. Anda tidak mampu juga membuat sop sapi atau ayam, anda lakukan hal yang paling sederhana. Menyiramkan kuah sop sapi ke dalam semangkuk mie yang sudah dilengkapi beberapa butir bakso. Intinya adalah. Anda harus mendahulukan hal yang paling sederhana sebagai dasar pijak untuk mewujudkan langkah pertama. Kalau bermasalah di uangnya, ya mulailah sisihkan sebagian gaji untuk ditabung. Kalau uang sudah dirasa cukup, mulailah rencakanan berapa mangkok yang harus dibeli. Dimana lokasi yang paling pas. Apa yang harus dilakukan untuk membuat warung bakso anda berbeda dari warung yang lain. Baik dari tampilan, layanan, maupun rasa. Harus ada yang difokuskan terlebih dulu. Fokus itu penting untuk membuat anda tidak panik, bingung, dan serabutan. Jadwal harus dibuat. Toh angan angan itu tidak anda batasi waktunya kan.
Buat Langkah Kecil Awal -.-
Setelah perencanaan matang, mulailah melakukan sesuatu. Perencanaan yang paling brilliant sekalipun tidak akan ada artinya kalau tidak pernah dijalankan. Seperti tulisan saya yang lain. Kenapa hanya KFC saja yang menjadi kaya raya dan terkenal, padahal hampir semua orang bisa membuat ayam tepung goreng ? karena Kol. Sanders tidak berhenti di rencana, sementara yang lain, asik berencana saja. Lakukanlah langkah awal yang kecil. Belanja ! Anda harus mulai belanja. dan harus diberanikan. Tidak perlu menghitung untung rugi dari awal. Belum mulai kok sudah takut rugi. Hilangkan pertanyaan 'jangan-jangan'. Jangan jangan ga laku. Jangan jangan tidak dilirik orang. Jangan jangan ga enak. Kalau dirobah gini, jangan jangan laku keras, disukai banyak orang, anda bisa jadi kaya, tapi ga dimulai mulai. Belanjalah semua kebutuhan yang sudah direncakanan. Mungkin rasanya akan geli sekali pada waktu anda mulai menata meja. Menyusun tempat tempat sendok, kecap, saos. Jangankan melakukannya, membayangkannya saja anda ga sanggup. 'aku ? jualan bakso ??' pertanyaan ini cepat cepat harus disingkirkan. Dengan segera. Anda sendiri yang memilih langkah apa yang akan anda lakukan. Kalau sudah beristri. Apakah menurut anda langkah kecil ini adalah diskusi dengan istri untuk menetapkan berapa besar dana yang anda harus pakai dan istri mengorbankan keinginan untuk beli berlian ? Lakukan saja. Apakah anda harus bicara dengan keluarga besar untuk memulai ini. Lakukan saja. Banyak lo orang tidak bisa melepaskan diri dari meminta terlebih dahulu pendapat keluarga besar. Pertanyaannya anda sendiri yang buat, dan langsung dijawab.
Mulai --.--
Ini langkah terakhir dan penutup dari rencana. Ya mulai dagang baksonya. Wong sudah beli meja, kursi, pasang papan nama, beli kompor dua belas sumbu, beli steleng segala. Mosok ga dagang dagang. Yok opo, kata kawan saya dari surabaya. Anda tau engga. Sebenarnya bakso es teler 77 itu, KFC itu, Pizza Hut itu, rasanya ga istimewa banget. Tapi hampir semua orang ga perduli dengan rasa. Kalau ditanya kenapa harus milih pizza hut untuk makan siang ? jawabannya paling paling... gimana ya, habis enak sih. Pas ditanya apanya yang enak. Jawaban selanjutnya paling paling cekikikan. Ini yang harus anda pegang. Jangan kuatirkan tentang rasa. Anda harus bikin sesuatu untuk menghilangkan rasa kuatir yang tidak beralasan ini. Jual bakso saja. Biarkan pasar yang menilai. Kalau ga laku, itung itung anda sudah punya pengalaman pernah dagang bakso dan gagal. Anggap uang sekolah toh !
Tidak ada komentar:
Posting Komentar