Kamis, 25 Desember 2008

* NATAL, TIDAK KEBAGIAN KURSI

... Hari ini 25 desember 2008. Saking santainya di jalan menuju gereja, kami sukses tiba dengan sangat terlambat. Tidak kebagian bahkan untuk satu kursi buat istri. Untung saja ada teman baik, berbaik hati di hari yang baik ini. Memberikan kursinya kepada istri saya. Dan secara otomatis saya mencari tempat 'menyelamatkan' diri. Tempat duduk di lahan parkir gedung gereja. Di sanalah bersama teman, kami 'merayakan' natal yang sangat manis ini......
Namanya mengikuti kebaktian di luar kebaktian gereja, yang dibahas juga sama sekali tidak rohani. Hehe... ini istilah kawan-kawan yang mengaku diri sangat 'rohani'. What's that mean ? Dari obrolan enteng, kita bergeser ke obrolan yang agak 'berat'. Humor.

Tarip perahu di Galilea Mahal.
Seorang pemuda batak, Sihol yang sukses, akhirnya mewujudkan cita cita. Melakukan perjalanan rohani ke Tanah Suci. Setelah menjalani banyak tempat, mereka tiba di danau Galilea. 'Emh, sudah sampai di danau bersejarah ini. Kenapa tidak mencoba berlayar di atasnya ?'. Dia menuju tempat penyewaan perahu. Terjadilah tawar menawar. 'Sewa berlayar sejam berapa mister ?'. Dijawab : '100 dollar. Amerika'. 'Bah, yang mahal kali lah itu ? Di toba saja dari parapat ke samosir. Paling Rp 50 ribu ! Si Yahudi tetap tidak bersedia menurunkan harga. Sewa-menyewa pun batal. Sihol 'ngedumel' :'pantesan lah Tuhan dulu sampe berjalan di atas air'.

Tidak ada komentar: