Rabu, 07 Januari 2009

* MBAK SUPIAH


kalo saya masuk ke warung ini, biasanya saya iringi lagunya sheila on seven 'sephia'. soalnya judul warung nya mirip mirip. begitu duduk.. eh, semua petugas mencueki (baca : nyuekin). biasalah, nyari bangku untuk diduduki selalu dengan mata jelalatan. bukan karna luasnya ruangan. tapi karna melimpahnya kecantikan di tempat ini. sebenarnya, yang paling enak dari tempat makan disini adalah : cuci matanya. rasa makannya sih biasa. pecal mba supiah !... tumben hari ini banyak sekali bidadari yang suka makan pecal. baru aja mau menikmati keindahan-keindahan ini, tiba tiba hp bunyi. ups, dari 'manager istana kami' (itu nama istri di list hand phone). langsung lah buyar semua konsentrasi menikmati keindahan ini. 'polisi lagi nelpon' hehehe...

karna mba supiah dan kawan-kawan sama sekali tidak menyapa kami, terpaksa saya melakukan ritual seperti biasa. 'mbak...' 'apaaaa', si mba njawabnya seperti biasa. tak ada ramah-ramahnya. 'tanya lah kami mbak'.... barulah mereka nyamperin 'makan apa mas...' hehehe.. warung ini punya kebiasaan unik. selalu cuek sama pengunjung. kalau hermawan kertajaya ke sini, pasti sudah habis disemprot pake teori marketing. apalagi james gwee, bah, habislah diajarin cara bersikap. jangan sampai mario teguh makan disini. sudah dikasih 'the golden way' ke mba supiah. yang kalau ini terjadi, saya berani jamin, dia cuman terbelalak sambil ngasih respon 'pecalnya pake mie atau nasi ?'. hehe... pembicara kelas atas itu kan taunya cuman ngasih tau thok. apa bisa dia ngulek sambel buat pecel ? apalagi jualan !

makan pecal ini serba salah. karna terjebak dengan sayurannya, kita pikir bakal jadi sehat sekali. padahal kita lupa gulanya yang tinggi. dan bumbu kacangnya itu. tapi mau dibilang apa.. orang enaknya selangit.

Tidak ada komentar: