Selasa, 11 November 2008

* SUARA HATI ANAK

KAMI BUKAN MEREKA
Bapak…. Mamak…. Ku !
Bapak sama mamak pasti tidak tau apa yang kami lakukan setelah kami keluar dari pagar rumah.
Bapak sama Mamak tidak tau. Kami nakal atau baik di dalam kelas. Kami menjadi teman yang baik atau malah orang yang paling tidak disukai diantara kawan kawan. Guru memandang kami sebagai pembuat onar atau pembawa damai di kelas.
Hasil ujian kami, bapak dan mamak tidak pernah tau, kami dapat karna belajar atau karna menyontek.
Kalau kami mau jadi nakal, kami bisa saja nakal. Tapi…. Bapak sama mamak, tidak usah kuatir. Kami anak mu adalah anak anak manis, semanis sewaktu kami ada di rumah. Supaya Bapak sama Mamak tidak takut, titip saja kami sama Tuhan. Tuhan adalah teman baik kami. Itu makanya fisik kami yang lemah ini, bisa kelihatan sangat kuat. Karna kami teman baik, kami pasti menjaga nama baik bapak sama mamak.

KAMI ANAK MU
Papah.. Mamah…
Kami minta maaf ya, kalau nilai rapor kami tidak sebagus yang papah sama mamah inginkan. Kami sudah berusaha semampu kami. Tapi mau dibilang apa, kelihatannya nilai kami memang baru segitu bisanya.
Tapi papah dan Mamah. Nilai rapor kami itu murni lo. Itu asli dari hasil apa yang kami ingat dari pelajaran. Anak papah sama Mamah ini pantang mencontek. Untuk apa nilai baik tapi kami melakukan kecurangan. Papah sama Mamah tidak suka curang kan ? Kami ini meniru Papah sama Mamah.
Jadi Pah… Mah… tolong bersabar ya, tunggu lah hasil kami bagus. Punya ranking paling bagus. Tapi, kalau pun kami tidak berhasil mencapainya, papah tetap sayang sama kami ya. Jangan malah memusuhi kami. Kami kan anak Papah dan Mamah. Karna kami keturunan mu, bisa saja kan, nilai kami ini meniru nilai Papah dan Mamah waktu sekolah dulu…

Tidak ada komentar: