Minggu, 15 Februari 2009

* DINNER .... (Cambridge tower, medan)

.......__ sore ini, ketiga makhluk indah kami sedang girang bukan kepalang. janji berenang yang sudah mereka dengarkan selama 2 minggu yang lalu, akhirnya kami penuhi. tapi, karena kondisi kesehatan yang tidak fit, ditambah perempuan cantik ini sedang berbadan elok, maka saya dan istri tidak ikut mendampingi anak-anak berenang. mereka tergopoh-gopoh ke kolam renang di dekat rumah. kolam di kompleks bumi asri, bersama om dan tantenya. adik-adik istri. ya sudah, tinggallah kami berdua di istana kecil ini. kalau sudah berdua begini, biasanya kedua bola mata kami akan beradu pandang... bersinar sangat terang, dan langsung serentak berteriak... : kita jalan berdua yuk. bebas eeeuuuyyy.... hehehe..... ada kalanya kami senang sekali jalan cuman berdua. anak-anak biar saja tinggal di rumah. biasanya kami akan membujuk dengan rayuan maut supaya mereka bersedia tidak ikutan. kali ini, mereka yang membujuk kami supaya mereka tetap diijinkan berenang walaupun kami engga ikut. ya sudah... segeralah kami siap-siap... mandi dulu.... (engga usah diceritakan ya mandinya berdua apa sendiri-sendiri). begitu kampung tempat kami tinggal, berada sejarak lima menit di belakang, baru kami melakukan ritual rutin : bingung menentukan arah tujuan ! tadinya saya mau ke dokter. kondisi kesehatan saya semakin tidak fit belakangan ini. ini saja sudah jalan hampir sebulan ! dan saya belum juga bersedia untuk periksa darah. periksa darah kan perlu, untuk mengetahui penyakit mana dulu yang harus ditangani. atau minimal kita taulah, apa penyebab kita tidak fit. saya orangnya paling malas sedunia. ke dokter itu kalau boleh dipapah. baru saya mau menghadap dokter. diharmonisasi lagi dengan sikap istri yang suka ngikutin apa maunya saya 'bang, engga ke dokter aja ?' nanti sakitnya makin parah'. saya jawab :'engga usahlah. kayanya besok bisa fit kok'. beliau pasti kasih respon gini : 'ya udah kalo menurut abang kaya gitu'. klop lah..... penyakit saya pasti kagum dengan kedegilan saya untuk mau berobat.
............ __ setelah menghabiskan waktu sekitar lima belas menit menyusuri rute rutin di jalanan medan, tiba-tiba saya belokkan mobil ke gedung sebelah kanan. gedung dua puluh tiga lantai : Cambridge Tower. gedung ini yang terbaru yang baru selesai di kota kami. adanya di ujung jalan zainul arifin (dh kampung keling). ini tempat saya beberapa hari yang lalu mengalami 'mabok' kena hajar 'irish coffee'. kali saya bawa istri untuk melihat-lihat isi dalam gedungnya. entah kenapa, saya tiba-tiba terangsang untuk memasuki sebuah club. ini tempat gym yang kayanya terbesar di medan. lumayan bagus tempatnya. saya minta ijin untuk melakukan sedikit 'tour'. setelah lihat-lihat kelengkapan gym. saya minta ketemu sama orang marketingnya. ya udah, dengan mr. winson, saya bilang 'aku joint club ini'. isi beberapa formulir, sign sana sign sini, kartu kredit digosok : ting ! saya jadi member 'MyLife Gym & Spa'. anda tau apa yang terjadi setelah saya dan istri mengucapkan 'thanks ya' saya mulai besok malam ? kebiasaan lama : 'menyesal'. hehehe tiba-tiba menyesal. apa saya butuh joint di club itu. mahalnya mak jang. tapi sudahlah, kan keputusan sudah diambil. tinggal menikmati mulai besok malam. target utama : ngecilin perut. saya sudah sebal sama Kevin dan Michelle. hampir tiap hari nanya 'pa, kapan ade yang ada di perut papa itu lahir ?'... mereka ini lugu apa menghina perut papanya ? saya engga ngerti lo. saya sudah bertekad akan mempermalukan kedua oran gini : liat aja enam bulan lagi. perut papa sudah mirip-mirip ade rai (tapi, pas sakit busung).
... keluar dari gym ini, kita coba milih-milih tempat makan. di sini sudah ada star bucks. ada dantes coffee. ada 'cup n cino'. ada cafe haggen dazz. ada fountain... hebat sekali fountain ini. sudah mengambil posisi pagi pagi. padahal gedung ini belum seratus persen terisi. terakhir kami liat ada resto thailand : Jittlada. istri yang lagi hamil bingung. mau makan di mana ini ? setelah tengok sana tengok sini, beliau menuduh cup n cino untuk dikorbankan sebagai tempat makan malam. duduklah kami agak 'diluar' lingkungan resto. restoran ini agak aneh. kesannya engga jelas. ingin tampil berkelas tapi kesannya jadi kaya warung remang-remang. pencahayaannya engga rata. harusnya kalau remang ya remang aja semua. kaya di warung ubud tempohari. yang ini agak lucu. ada sebagian terangnya enak di mata. ya standarnya restoran. tapi posisi kami yang mejanya kosong ini menjauh dari tempat terang tadi. saya pilih tenderloin australia. istri saya memilih : mie kocok ! kebayang engga saudara-saudara.... di restoran mewah ini dia milih mie kocok !!! saya jadi teringat adik ipar saya. suami adik perempuan saya. makan di manapun di dunia ini. seluruh menu dibolak-balik. kita bisa menunggu titah dari beliau. pilihannya apa ? 'nasi goreng'. itu thok.... saya pernah mau pindah warga negara gara-gara 'lae' (=ipar, bahasa batak) saya ini bukan main konyolnya. kita makan di makanan khas jepang. itu lo yang rebus-rebusan sayur dan ikan. waktu itu yang tersedia selain sayuran dan ikanan ya cuman nasi putih. dia panggil waiter nya dan negosiasi cukup lama : 'masak disini engga bisa nyediain nasi goreng mba ?'. si mbanya bingung. jangan-jangan udah minta pensiun dia karena syok dengar permintaan lae saya. lagian... di oke suki minta nasi goreng. .... kita duduk sepuluh menit menunggu datangnya pesanan. datanglah si waiter yang tadi nyatetin pesanan :'maaf pak, tenderloinnya habis'. well, jelas saya harus meng-cancel seluruh pesanan donk. masak istri saya harus makan sendiri. dia mengerti sekali, dan kami meninggalkan tempat ini untuk menuju restoran di sebelahnya. Jittlada Thai Cuisine. disini penderitaan kami berlanjut. harus ngantri selama tiga puluh menit ! kenapa ya, restoran ini cuman nyediain dua belas meja. ruangannya luas lo.
..................--- engga begitu lama, pesanan datang. mmmm... aromanya enak. Tom yam kung (seingat saya, waktu di sydney, jelas-jelas tulisan di daftar menu itu 'tom yam kum'). langsung saya cicipin. waduh, rasanya enak mak oi. tapi saya masih rindu sama golden thay. ini tom yam terenak sedunia yang pernah saya rasakan. kemana ya si golden thay sekarang ? 'I miss you golden thay'. menyusul Neah Phad Kanarnaman Hoy. panjang amat cuman untuk judul makanan saja. tampilannya ? tak lain tak bukan adalah... sapi lada baby kaylan. bilang aja capcay. tapi bahannya cuman baby kaylan plus daging sapi. judul makanan kok ngalah-ngalahin judul skripsi. .... dan yang terakhir ini yang bikin kami deg-degan. Pla bu Manao. di daftar menu dijelasin gini : steamed whole sleeper fish with garlic, thai chili and lime sauce. tampilannya ? wuih... ikan steam. mereka bilang ini ikan malas. kuahnya clear. tampilan daging ikannya putiiiihh bersih. aromanya... mmmmm.... belum makan, kita udah punya niat jelek : nambah nasi 3 kali. intinya, malam ini dinner saya dan istri yang paling sukses. semua menu habis. termasuk nasi putihnya. minum penghantarnya pun ludes tuntas. saya salut dengan cooked atau bartendernya. saya pikir saya mengenali bahan-bahan baku untuk menciptakan segelas "sherley tempel". jujur saja, rasanya kelas wahid. pilihan istri saya untuk Jittlada surprise bikin saya surprise. biasanya, istri saya yang indah ini, lebih dulu menetapkan pilihan minuman. tetapi selalu menghabiskan minuman yang justru pesanan saya. gampang aja dia bilang 'punya abang enak. abisinlah pesanan ku tadi'. sudah tua awak asik ditipuuu saja sama istri. mau berontak gimanaa.. soalnya kelemahan saya adalah, tidak berdaya menghadapi perempuan cantik. cambridge.. thanks ya sudah hadir lagi buat menghibur anak-anak ku. dan istri ku terutama

2 komentar:

Anonim mengatakan...

banyak kali makannya pak, percuma ikut gym klo begitu

nabasa.abel mengatakan...

justru ituuu.... gym nya sengaja buat mendukung makan yang banyak... :)