hitung sajalah, sudah berapa puluh juta. atau ratus juta, atau bahkan milyar rupiah yang terlanjur dihabiskan orang-orang, selama kampanye. berapa dana yang terlepas dari genggaman semua orang yang berharap berhasil duduk di salah satu kursi gedung dewan perwakilan rakyat;entah tingkat mana. ____ada orang yang betul-betul paham tentang pengeluaran, tidak sedikit pula yang sama sekali engga paham kenapa harus mengeluarkan duit. ada orang-orang yang memang menyisihkan sebagian dari hartanya, tidak sedikit pengeluaran itu adalah seluruh hartanya ! ada orang yang sudah siap secara mental atas resiko 'perjuangan', ada banyak yang mengira itu seperti menanamkan investasi di bidang usaha. duit sebanyak itu betul-betul keluar sebagai biaya yang mustahil diminta kembali. statusnya berubah menjadi uang hangus !
di kota saya saja, Medan, banyak yang saya tau, secara finansial sebenarnya mereka tidak kaya-kaya amat. tapi hebatnya, mereka mampu menggelontorkan uang yang jumlahnya sangat besar. hitungan kasar saja, hanya untuk lembaran bendera kecil yang wajib mereka cetak dan tebarkan, sudah pasti membutuhkan dana di atas 50 juta perak ! uang semua itu lo. tak bisa dicampur daun pisang. belum lagi mungkin acara kongkow-kongkow dengan label 'center'. 'Fulan Center', 'Anu Center', 'Bayo Center' .... macam betuuuull aja. dari semula tidak mengerti apapun tentang perpolitikan, tiba-tiba mereka berubah menjadi orang yang sangat paham bagaimana strategi mengumpulkan, memotivasi, dan menjaga loyalitas konstituen. bayangkan saja, yang biasanya hanya hapal bawang merah pipilan, atau kol gepeng, atau cabe keriting, sekarang sangat fasih bicara mengenai konstituen, undang-undang, dasar-dasar peraturan, pokoknya segala sesuatu yang berbau-bau bahasa langit. bahasa yang biasa digunakan oleh para pembesar partai..... bisa jadi, anak-anak di rumah tiba-tiba tidak bisa mendekati papa atau mamanya karena begitu banyaknya bodyguard di ring 2, dan ring 1. anak-anak minta bantuan penyelesaian tugas matematika, malah dijawab dengan visi-misi. dari semula hanya mengenal buku 'sele-sele', beberapa bulan belakangan menjadi sangat fasih bagaimana menggunakan buku agenda. jadwal pertemuan sangatlah padat. duit digelontorkan tanpa panjang pikir : 'bang, ada ratusan konstituen ingin mendengarkan abang ngomong. kita hanya butuh dana 5 juta perak. suara yang akan kita raup sebanyak sekian ribu'. ...... sebenarnya beliau-beliau ini sudah mulai jeri dengan pengeluaran tanpa batas. tapi mau gimana lagi, ini berhubungan dengan pertaruhan 'nama baik'. gengsi ini memang mahal harganya. lagian sudah kadung. wong sekian puluh juta sudah dihabiskan tanpa jejak, masak cuman tambahan sekian juta malah dihitung ulang ?
minggu ini atau tepatnya beberapa hari sebelum tanggal 9 april 2009, seluruh kota di muka bumi negara ini tiba-tiba senyap. saya merasakan suasana yang agak 'aneh', kosong luarbiasa dan sedikit menyeramkan. saya seperti mendengarkan degup jantung ratusan orang, mungkin ribuan. berapa banyak doa-doa dipanjatkan hanya dengan satu kalimat singkat : 'semoga apa yang sudah dikeluarkan, mendapatkan hasil yang sepadan !'..... sudah tentu tidak akan ada yang rela menghabiskan dana dan pikiran tapi tidak mendapatkan apa-apa sebagai pembayar..... kalau kita bisa melihat bentuk nyata, sudah pasti kita bisa melihat ratusan juta hurup '?' berhamburan mengisi langit. pertanyaan yang bisa mengiris perasaan hati : 'apakah mereka yang mendukung saya, yang dulu mendorong saya untuk mengikuti pertarungan ini, benar-benar sudah melakukan seperti yang mereka omongkan ?'..... akan teringat lagi suasana hingar bingar (hehehe bahasa kuno ya) pelaksanaan kampanye. masih tergambar jelas wajah-wajah orang yang mengaku mendukung mereka. teringat lagi air muka tulus dan jujur seluruh orang-orang yang menerima bantuan dana dari mereka.... atas semua itu, muncul lagi pertanyaan baru : 'yang terima bantuan itu, apa betul milih saya ?'.....
..................... ___ perjudian sudah terlanjur terjadi. mana ada kata mundur. sekarang seperti menunggu vonis hakim dan menghadap algojo. 'hukuman' apa yang akan diterima. kalau dipikir-pikir, seharusnya para 'kontestan' ini sudah paham betul. sudah melewati banyak pertimbangan sebelum mereka menjatuhkan keputusan 'iya' untuk ikut jadi kandidat. pertimbangan tadi tentunya termasuk kenyataan yang mengerikan bahwa ternyata semua kehebohan yang seakan-akan menggambarkan besarnya peluang menang, hanyalah sandiwara. harusnya mereka sudah tau bahwa bisnis yang paling menguntungkan selama beberapa tahun belakangan menjelang pemilu ini adalah bisnis 'menggerakkan massa'....... tentunya mereka sering mendengar omongan enteng seluruh warga : 'dikasih kaos, uang, beras, minyak... ya kami terima aja... namanya dikasih... masalah pilihan, ya tetap rahasia !'. mereka seharusnya tidak melupakan bahwa pemilihan nanti dilakukan di kotak kecil yang sangat tertutup. hanya pemilih dan hatinya yang tau mereka konsisten dengan tindakannya menerima bantuan atau berhati dingin memilih yang lain. semuanya bisa terjadi. ....
___________ kalau nama mereka nanti tercantum sebagai salah satu 'pemenang' dan menjadi orang yang berhak menduduki salah satu kursi dewan yang diperebutkan, saran saya tetaplah cool. saya sih tidak akan meminta anda untuk tidak menjadi penipu ulung. menjadi orang yang tiba-tiba kena amnesia berat. lupa atas segala janji manis. jangan malah berubah menjadi ahli hitung cepat. menghitung seluruh pengeluaran sampai sedetil-detilnya. setelah itu, menghitung secara lebih cepat sumber-sumber penghasilan. untuk apa ? ya untuk apa lagi kalau bukan untuk menghitung pengembalian seluruh biaya dengan cepat ! kalau ini terjadi... habislah seluruh perjuangan orang awam yang berusaha keras mendukung anda di pundaknya. supaya berhasil duduk di sana untuk memikirkan pemilih, bukan malah memikirkan diri sendiri dan keluarga............ tapi kalaupun ternyata mereka akhirnya menjadikan semua janji surganya sebagai 'metode kampanye' belaka, mau bilang apa kita.
......... buat mereka yang tidak beruntung.... 'hhhhhhh...', mau bagaimana lagi. faktanya memang tidak terpilih... orang-orang yang masuk kelompok ini, akan sudah pasti akan kaget setengah mati ketika menghadapi kenyataan bahwa kawan-kawan yang selama kampanye begitu lengket, tiba-tiba mempunyai kesibukan luar biasa. hanya sekedar untuk curhat semenit dua menit saja, tidak ada waktu lagi... mereka akan terkejut ketika semua nomor handphone yang ada dalam address book nya tidak satu pun aktif ! menghubungi siapapun, jawabannya seragam : 'nomor yg dihubungi sedang tidak aktif'.... beriringan dengan keadaan ini, maka kantor-kantor pengacara akan memperpanjang jam operasional mereka. hehehe.. kali aja ada yang ingin menggunakan jasa mereka. bolehlah beralih ke ahli hukum kalau hanya sekedar ingin mengetahui duduk perkara kekalahan ini. yang penting, semuanya sudah tau resikonya kalau bermain api.... usahakan tetap cool ya... kalau pun tak kuat.... ke jalan Canton kita. sama sama nanti makan eskrim ria supaya stay cool...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar