Barrack Hussein Obama. 4 Agustus 1961, Honolulu, Amerika Serikat. Jauh sebelumnya sudah menjadi perhatian dunia waktu pidato utamanya pada Konvensi Nasional Partai Demokrat 2004, ketika ia masih menjadi Senator Negara Bagian Illinois. Mencalonkan diri menjadi calon presiden tahun 2007.
(dikutip dari wikipedia)
Indonesia tiba tiba meradang merasa dekat dengan beliau, setelah tau beliau memenangi konvensi. Artinya sudah hampir hampir dipastikan menjadi presiden Amerika Serikat. Semua orang merasa pernah dekat. Tiba tiba saja berdiri kelompok persatuan entah apa yang mengklaim kedekatan dengan beliau. Banyak sekali muncul di koran dan televisi yang menggambarkan seolah olah mereka kenal betul luar dalamnya mister Obama. Sampai hari ini saja sudah ada dua rumah di lokasi berbeda yang mengaku sebagai tempat tinggal Obama. Dijual dengan harga tidak masuk akal. Kenapa tidak dari dulu saja mereka mengaku dekat dengan beliau. Pada saat beliau belum seterkenal sekarang ini. Apa mungkin mereka mereka ini berpikir, setelah menjadi presiden maka mister Obama akan serta merta mencari cari mereka ? Untuk memberikan sumbangan ? Hehe... dasar ya, orang orang sekarang suka mencari cari celah. Iseng iseng berhadiah, gitu. Mudah mudahan dengan sering nya mengaku ngaku dekat, pihak gedung putih akan merecord ini, dan akan ada kejutan kejutan dalam bentuk finansial.
Samalah dengan Pilkada sekarang. Siapa yang masih mengaku sebagai pendukung Ali Umri di Medan ? siapa yang masih mendukung Helmi Yahya di Sumatera Selatan ? mana ada lagi. Soalnya orang itu sudah habis peluangnya menjadi penguasa. Team sukses pun sudah tiba tiba mengaku ngaku pendukung berat pejabat sekarang. 'ai anggo hami tulang, kami lah di belakang tulang'. Si pejabat pun cuman bilang 'LT'.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar