Akhirnya libur sabtu lalu tidak pening. Itu hari terakhir anak anak ku ujian mid semester. Karna hari ujian sudah berakhir, saya pikir mereka harus melepaskan ketegangan selama seminggu ini. Saya sudah bisa bayangkan tekanan yang dirasakan anak kecil ini untuk mengikuti ujian. Tekanannya sebenarnya bukan disoalnya. Tapi di mama nya ! Istri saya memang cenderung perfeksionis untuk hal hal seperti ini. Dan saya bersyukur pada Tuhan atas anugrah luar biasa ini. Istri yang betul betul menjaga hal hal yang penting dan urgent. Dia bisa melepaskan diri dari kebiasaan memanjakan diri di tempat sauna. Menghindari pertemuan dengan dr. Christina yang cantik mulus itu. Dokter ini adalah dokter pribadi perawatan kulit wajah istri saya. Kalau mau coba menjaga kesegeran kulit wajah, coba maen ke daerah sambu di Medan. di sana klinik dokter Christina. Nah, dari kebiasaan ini, di tambah creambath rutin dan pedi - meni di langganannya di Medan plasa, dia bisa tiba tiba menenggelamkan diri di tumpukan buku pelajaran anak SD.
Tadinya saya kuatir dan bilang 'De, apa anak anak engga tertekan ?' Dengan enteng dan percaya diri dijawab 'Tenanglah bang, aku tau batas kebosanan mereka' Luar biasa ya, istri anda sehebat ini ga ? Dampaknya, setiap pulang sekolah saya nanya anak anak ini, 'cemana tadi ujiannya ? sukses ? Bisa jawab ga ? dan mereka jawab, 'bisalah, orang engga susah kok'. Puji Tuhan. Walaupun nanti hasil ujiannya nilainya tidak macam yang kami harapkan, minimal anak anak ku yakin pada apa yang diucapkannya. Toh seorang presiden pun dituntut untuk ngasih jawaban yang tegas dan tuntas. 'Bagaimana ekonomi negara pak Presiden ? 'Aman terkendali !'. Jawaban ini pasti bikin kita tenang kan, walaupun kenyataannya minyak tanah saja pun sudah tak mampu dibeli lagi.
Karna ujian sudah berakhir, anak anak saya bawa main sepuasnya. Tadinya istri yang mau jemput. Tapi saya putuskan saya sendiri yang jemput. Istri saya telpon untuk ketemuan di tempat sarapan pagi. Sehabis sarapan kita rencanakan main ke sun plasa. Sekarang persiapan ke tempat kejadian perkara, sun plasa, anak anak pun saya kasih pilihan. 'ikut papa atau mama ?' Eeee istri saya cemberut karna semua anak anak yang tiga orang itu, dengan cueknya ikut ke saya. Saya pun mulai memancing. 'Where to ? ' Serentak mereka bilang 'SUN PLASA !!!' hehe.. kita maen ke sana. Dan, kami puaskan maen segilanya. Bayangkan saja, ada anak SD dua orang, ditambah satu anak kecil yang belum sekolah beredar di lantai lantai sun plasa dari jam sebelas siang sampai jam empat sore, dengan pakean seragam SD !!!!
Libur sekali ini memang mantap.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar